Minggu, 31 Oktober 2010

LABIL

Perasaanku akhr2 ini labil bgt
Kadang ceria bgt, kadang jg sedih bgt
Kadang merasa rame, kadang juga sgt kesepian
Kadang rajin bgt, kadang males bgt

tapi ada satu perasaan yg tdk labil
Yaitu mslh C*
Mungkin orglain mengganggap hiperbola
Tp itulah yg saat ini membuatku menutup diri
Dari orang.
Maaf.I"m just human.

Jumat, 08 Oktober 2010

Boyz II Men - A Song For Mama

You taught me everything
And everything you've given me
I always keep it inside
You're the driving force in my life, yeah

There isn't anything
Or anyone that I can be
And it just wouldn't feel right
If I didn't have you by my side

You were there fo me to love and care for me
When skies were grey
Whenever I was down
You were always there to comfort me
And no one else can be what you have been to me
You'll always be you always will be the girl
In my life for all times

( chorus )
Mama, mama you know I love you
Oh you know I love you
Mama, mama you're the queen of my heart
Your love is like
Tears from the stars
Mama, I just want you to know
Lovin you is like food to my soul

You're always down for me
Have always been around for me even when I was bad
You showed me right from my wrong
Yes you did

And you took up for me
When everyone was downing me
You always did understand
You gave me strength to go on

There was so many times
Looking back when I was so afraid
And then you come to me
And say to me I can face anything
And no one else can do
What you have done for me
You'll always be
You will always be the girl in my life

Kamis, 07 Oktober 2010

Film Koreaa

Film2 korea berseri hampir semua bagus2 yh.

Terakhir ini kma sering nonton " Life is Good "
sudah episode 17.
Apa yang membuat sy suka filmnya?
1. Pemainnya ganteng ( 이태성 / Lee Tae Sung (Lee Tae Seong))
2. HP impian lagi2 hape miliknya 이태성 / Lee Tae Sung (Lee Tae Seong)
3. Ceritanya bagus, Gak berbelit-belit

Pokoknya LIKE THIS TV SERIES... ;p

Rabu, 06 Oktober 2010

Koass oh koass

II. Koass anak
Saat itu koass dianak, personilnya yaitu saya, fia, jabal, yudha, george, hekal, louis, andy, andika, gus, dan k”nanda. Inimi koass yang paling menguji kesabaranku, bgaimana tidak baru minggu I sudah banyak masalah.
Ngomong-ngomong.
Dianak itu berbeda dengan bagian besar lainnya, bagian ini persubdivisi, tetapi memang semua sibdivisi ada dokter yang bertanggung jawab
Lama koass ada 10 minggu, dan tiap hari diskusi kasus yang berbeda dari tiap subdivisi.
Minggu 1-3 di wahidin, Minggu 4 disebar ke rs lain, Minggu 5 LB, Minggu 6-10 ke wahidin lagi
*Jaganya pun beragam
minggu I dapat bangsal bawah,
minggu 2 -3 dan 6-10 dapat jaga di bangsal PICU, IRD, kecuali subdivisi bayi-bayi jaganya tersendiri.
Hmm, saat itu
Minggu I saya di subdivisi GI/pencernaan, disini memang assistennya baik sekali jadi saya bisa lari disaat dinas, karena waktu itu bapak saya sdng sakit. Nda gampang jadi minggu I, karena harus jadi PJ LAB :”(, kebanyakan orang tdk mau jadi PJ LAB, tetapi waktu itu saya mau jadi PJLAB, saya minta di teman saya Lisia untuk jadi PJ LAB, tp ternyata saat saya mau jadi PJ LAB, ternyata bapak sy meninggal, yah nda kebagian deh.hehhe. Selain itu minggu satu jaga 10, dan jaganya diakhir minggu, lagi-lagi saya nda jaga karena saya minta ijin, so jgaku nda cukup 10 , makanya saya mau dituming (turun minggu).
Minggu II saya di subdivisi Respi/Paru, saya mulai masuk koass, dulu saya sih cuman jaga 7 ,tapi sekarang jaganya udah 9. Yah tidak ada yang menarik diminggu ini
Minggu III saya disubdivisi Infeksi, dulu sih subdivisi ini yang paling rajin absen, mana rumah jauh, untung tdk pernah terlambat, hehhe
Minggu IV saya disebar ke Rs Islam Faisal , di LN ini sudah lumayan bebas lah , kita juga bisa menulis distatus merah..
Minggu V diLB (Labuang baji), LN ini baru ketemu sama teman minggu kembali, supervisornya ada 4 orang dengan karakter yang berbeda- beda. Dulunya koass itu tidak pulang2 selama di LB ,tapi semenjak mingguku masuk udah ada keringanan dikitlah
Minggu VI dapat di Perinatal (khusus bayi-bayi), dsini subdivisi paling capek karena saya dapat jaga yang bikin nggak pulang selama 1 minggu full :’(, untung ruangannya udah pindah ke NICU (neonatal intensive care unite), koass yang sebelumnya ruangannya sangat panas.hehhe
Minggu VII (Pediatrik social), subdivisi ini tersendiri karena dinasnya di UGD (Unit Gawat Darurat) dan di poli sendiri, jaganya pun khusus diUGD..
Minggu VIII (Cardio/Jantung), subdivisi ini paling santé,
Minggu IX (Mix/campuran), sibdivisi ini sebenarnya lebih ke ginjal, tapi ada neuronya jg. Yang sama aja dibagian ini tergantung asissten juga..
Minggu X ( Hema/darah), minggu ujian, minggu GG (gaduh gelisah ), minggu paling nda enak menurutku, untung pengujiku bae’.:)

Bnyk suka duka di anak , Alhamdulillah bisa klewati.hehhe ^-^

Selasa, 05 Oktober 2010

Koass oh koass

I. Koass Jiwa
Saat itu koass dijiwa, personilnya adalah saya, byla, jabal, k"ridho, Oyha , Pinky, Ila, Etien, Sani, dan Mba dita. Minggu 1 dapat stase diMahoni. Hamma' inimi UGD yang laen dari yang laen. Baunya khas skali, hari pertama masuk langsung jaga, bemana sy nda pusing.
BDW...
Dijiwa itu pergantian bangsal keUGD, UGD kebangsal tiap 3 hari...
Lalu saya pindah di Bangsal Wanita. Tiap pagi liat orang gila dimandiin, seru n kasian juga,krn menghabiskan hdpnya dgn gila. Selain itu ada ajah tingkah laku orang gila yang bikin ngakak juga...
Minggu 2 di LN di Ibnu SIna dan Wahidin
Di Ibnu Sina LN yang palingg enaaak, tidak ada pasien bo", plg jam 12 lagi
Di Wahidin, yah pulang jam 4, huhuhu
Minggu 3 LB dadi tapi dipoli, jadi pasiennya udah agak waras dikitlah, hehhe
Minggu 4 kembali ke Minggu 1
Jiwa..Jiwa
Menariknya itu bagian
Kalo jaga nda bisa tidur karena orang berteriak-teriak kalo malam..

Minggu, 03 Oktober 2010

HoReee Naik tingkat

PErasaanku senang, karena sudah naik tingkat, bagian pertama yang dimasuki adalah forensik, lalu rencana masuk bedah,walah langsung eui ambil bagian besar, harus siap mental, kesehatan

ABouT Daddy

Tanggal 22 febuari 2010, saat itu saya lagi koass dibagian neurologi dan saya mendapat giliran untuk jaga di RS Ibnu Sina selama 1 hari full dan tidak pulang. Keesokan harinya seperti biasa sebagai koass saya harus memfolow up pasien, tetapi pagi itu perasaanku agak lain dari biasanya. Lalu telpon berbunyi seakan jantungku mau copot ada apa Ibuku tayang menelponku pagi2, padahal biasanya bapak yang suka menelponku pagi2. Kemudian kuangkat dan ibuku berkata , “Sabar nak sekarang bapak tidak sadar, ini lagi dalam perjalanan menuju rumah sakit akademis”. Ya ALLAH apa yang terjadi YA ALLAH, mengapa dipagi ini Engkau menusuk keras batinku, saya langsung ke kamar mengambil barang-barangku, dan menyetir mobil menuju ke Rs Akademis. Ditengah jalan perasaanku campur aduk, tanganku dingin dan tubuhku gemetaran, dalam hati berkata “Ya Allah jangan sekarang Engkau memanggilnya, aku masih butuh beliau YA ALLAH, saya banyak dosa dan belum sempat minta maaf sama beliau (sambil menangis)”. Setelah sampai diakademis saya langsung ke UGD, dan tak berapa lama mobil datang, saat itu perawat beserta dokter UGD langsung bergegas mengambil tempat baring untuk bapak dan langsung dibawa kedalam. Hatiku kacau sekali , karena saya juga pembacaan referat pada hari yang sama. Saya langsung menelpon seniorku dan meminta ijin untuk tidak datang, dan menelpon temanku yang ada di RS Ibnu Sina untuk meminta ijin kepada dokter. Saya masuk kedalam dan ibu dan adik2ku menangis, tetapi akina adikku berpikir kenapa tidak cek gula darahnya? Setelah di cek, astagfirullah cuman 40 mg/dl. Tak berapa lama perawat menyuntik dekstrose untuk menaikkan kadar gula darahnya. Alhadullillah setelah bapak sadar, saya disuruh ibu untuk tetap pergi pembacaan di WS, mau tidak mau harus pergi walaupun hatiku sangat kacau balau, belum lagi referat yang tak kunjung diacc oleh pembimbing, tambah kacau perasaanku. Setelah selesai dengan semua urusan yang ada, saya kembali ke akedemis, ternyata bapak udah pindah di ICU, 2-3 hari di ICU, ternyata prof Syakib sdh mengatakan bapak udah bisa pindah di Kamar perawatan. Tetapi malamnya masuk lagi ke ICU,karena kata beliau ada infark dijantungnya. Waktu itu dr. ato yang menangani semuanya. Setelah pindah di ICU, kami keluarga bertanya apa sebenarnya penyulit penyakit bapak, saat itu saya belum masuk interna jadi belum tahu banyak soal kencing manis, apa komplikasinya, karena memang bapak menderita kencing manis sudah lama.memang aku rutin tiap pagi mengecek gula darah dan tekanan darah beliau, tetapi saat beliau tidak sadar, saya lagi bertugas dirumah sakit. Saya ingat dr. ato memanggil ibu dan berbicara dengannya, dalam hati bertanya apa yang mereka bicarakan? Lalu saya dan adik2 berinisiatif melihat status bapak, ternyata dia didiagnosis DM TIPE II NON OBESE , CKD STAGE V, saat itu dadaku kembali gemetaran, penyakit apalagi ini YA ALLAH?, setelah rapat tim mengambil keputusan untuk HD(Hemodialisa), ibu, saya dan saudariku terguncang mendengarnya, apa tidak ada cara lain?. Pikiranku saat itu adalah membawa bapak ke Singapore memberitahu kepada ibu, tetapi kata ibu tim tidak mengijinkan. Saat itu saya dan saudariku kembali bertanya, atas dasar apa?mengapa mereka tidak mengijinkan? Ternyata alasannya karena KUnya kurang baik. Setelah berberapa kali di HD, tim menyarankan bapak untuk dipindahkan ke RS.Wahidin karena peralatannya lebih lengkap dan bisa dipantau oleh asisten interna. Alhamdulillah saat itu ujian dineuro selesai, dan saya pindah koass di Anak minggu 1, saya suka melarikan diri dari dinas dan jaga karena pikiran tercurahkan kebapak. Tiap mau di HD saya pasti lari dari jam dinas saya dianak, mungkin saat itu perasaan teman minggu saya jengkel akibat kekalasian saya, malah saya mau diturun minggu sama residen jaga, tetapi maaf kan saya salah karena saya tidak minta ijin, seandainya saja kalian ada diposisi saya? bagaimana perasaan kalian?
5 hari koass dianak, Jumat tanggal 19 Maret 2010 jam 14.05 WITA diruang HD bapak meninggal . Ibu saya , saudariku langsung nangis yang tak terbendung lagi, saya sdh tidak mempedulikan sapa2 dan berjalan menuju ambulans, dijalan saya melihat banyak supervisor, residen, dan koas2 yang mengantar bapak sampai ruang jenasah, ALHAMDULILLAH banget karena bapak sudah cukup tersiksa waktu hidup didunia, rasanya ibu, saya dan saudaraku ikhlas dengan kepergian bapak yang tersenyum saat beliau meninggal. Keesokan harinya bapak disholati lalu dimakamkan dipanaikang, dan jalannya sangat mudah, Terima Kasih Ya ALLAH, Kami sekeluarga ikhlas dengan kepergiannya. Setelah bapak selesai dimakamkan, ada dalam pikiranku untuk mundur dari koass anak, rasanya saya tak sanggup, tetapi dengan nasehat ibu dan saudara2ku saya bisa maju koas, dan alhamdulillah saya sudah berhasil melewatinya..
Hari ini 19 September 2010 tak terasa sudah 6 bulan bapak meninggal, dari lubuk hatiku saya hanya bisa mendoakan beliau yang sudah tenang disana, karena hanya doalah yang membuat ibu, aku dan saudariku dekat dengan almarhum…..